Tampilkan postingan dengan label MBAH MOEN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MBAH MOEN. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 Maret 2020

KH. MAIMOEN ZUBAIR : NUR NABI MUHAMMAD SAW


**OPEN PRE ORDER**

“Kelahiran yang paling agung di jagat raya ini adalah kelahiran yang terjadi pada diri Rasulullah *shallallâhu ‘alaihi wa sallam.” *(KH. Maimoen Zubair)

**Keterangan :**

Judul Buku : KH. Maimoen Zubair : Nur Nabi Muhammad SAW

Ketebalan : 440 halaman

Info pemesanan via WA https://wa.me/6281325276424

Pengiriman serentak pada 18-27 Maret 2020 M

#SantriStoreID
#SantriStoreIndonesia #mbahmoen #MbahMoen #khmaimoenzubair #santrisarang #santri #NahdhotulUlama #santripreneur #pondokpesantren 

Sabtu, 16 November 2019

KEHATI-HATIAN SYAIKHONA KH. MAIMOEN ZUBAIR(MBAH MOEN) PADA LAFADZ TAKBIRAN

KEHATI-HATIAN SYAIKHONA KH. MAIMOEN ZUBAIR(MBAH MOEN) PADA LAFADZ TAKBIRAN

Kejadian ini terjadi beberapa tahun yang lalu. Setelah Isya di Musholla Al-Anwar ada takbiran. Para santri membaca takbir, dan ketika membaca:

* ﺍﻟﻠﻪ ﺃﻛﺒﺮ، ﺍﻟﻠﻪ ﺃﻛﺒﺮ، ﺍﻟﻠﻪ ﺃﻛﺒﺮ، ﻻ ﺇﻟﻪ ﺇﻻ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺍﻟﻠﻪ ﺃﻛﺒﺮ، ﺍﻟﻠﻪ ﺃﻛﺒﺮ ﻭﻟﻠﻪ الحمد .ﺍﻟﻠﻪ ﺃﻛﺒﺮ ﻛﺒﻴﺮﺍ، ﻭﺍﻟﺤﻤﺪ ﻟﻠﻪ ﻛﺜﻴﺮﺍ، ﻭﺳﺒﺤﺎﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﺑﻜﺮﺓ ﻭﺃﺻﻴﻼ، ﻻ ﺇﻟﻪ ﺇﻻ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﻻ ﻧﻌﺒﺪ ﺇﻻ ﺇﻳﺎﻩ، ﻣﺨﻠﺼﻴﻦ ﻟﻪ ﺍﻟﺪﻳﻦ، ﻭﻟﻮ ﻛﺮﻩ ﺍﻟﻜﺎﻓﺮﻭﻥ ....

Tepatnya pada kalimat:

ﻭﻟﻮ ﻛﺮﻩ ﺍﻟﻜﺎﻓﺮﻭﻥ …

Sebagian dari mereka menambahi dengan:

ﻭﻟﻮ ﻛﺮﻩ ﺍﻟﻜﺎﻓﺮﻭﻥ، ﻭﻟﻮ ﻛﺮﻩ ﺍﻟﻤﺸﺮﻛﻮﻥ، ﻭﻟﻮ ﻛﺮﻩ ﺍﻟﻤﻨﺎﻓﻘﻮﻥ …

Syaikhuna yang waktu itu ada di ruang tamu mendengar hal itu, Beliau memanggil salah satu santri Ndalem kemudian beliau mengatakan:

“Cong, sing moco takbir kandani, lafale iku cukup (Nak, yang membaca takbir diberi tahu, lafadnya cukup):

ﻭﻟﻮ ﻛﺮﻩ ﺍﻟﻜﺎﻓﺮﻭﻥ .

Ojo muk tambahi (jangan ditambah):

ﻭﻟﻮ ﻛﺮﻩ ﺍﻟﻤﻨﺎﻓﻘﻮﻥ .

Pada berbagai kesempatan, santri tersebut bertanya tentang hal itu, dan Beliau menjawab:

Yen pengen nambahi yo cukup ditambah (kalau ingin menambahi, cukup dengan ditambah):

ﻭﻟﻮ ﻛﺮﻩ ﺍﻟﻤﺸﺮﻛﻮﻥ

Kerono sing kewarid nang Qur’an iku mung loro, yoiku (karena yang ada di dalam Al-Qur'an itu hanya dua, yaitu):

ﻭﻟﻮ ﻛﺮﻩ ﺍﻟﻜﺎﻓﺮﻭﻥ

karo (dan)

ﻭﻟﻮ ﻛﺮﻩ ﺍﻟﻤﺸﺮﻛﻮﻥ .

Dene (adapun) lafadz:

ﻭﻟﻮ ﻛﺮﻩ ﺍﻟﻤﻨﺎﻓﻘﻮﻥ

Ora ono nang Qur’an (tidak ada di dalam Al-Qur'an).

"Wong Munafiq iku senajan haqiqote wong kafir, namung mlebu barisane wong Islam lan ngetokake Islame, kerono iku ojo dimungsuhi senajan gething. Yen dimungsuhi, lak podo dene mungsuhan karo podo Islame".

(Orang munafiq itu walaupun haqiqotnya orang kafir, namun masih termasuk barisan orang Islam dan mereka memperlihatkan Islamnya, karena itu, jangan dimusuhi walaupun mereka memusuhi. Kalau dimusuhi, sama saja bermusuhan dengan sesama muslimnya).

Dalam berbagai kesempatan Beliau mengatakan (saya ungkapkan dengan bahasa Indonesia dan dengan tata bahasa saya):

Al-Qur'an memang memerintahkan untuk berjihad dan keras terhadap orang kafir dan munafiq. Tetapi Nabi pun mempunyai politik sehingga raja-raja kafir pada zaman itu mengirimkan hadiah berupa unta, kuda, bighol dan himar. Bahkan raja mesir Muqowqis mengirimkan hadiah berupa wanita cantik, Maria Al-Qibthiyyah yang kemudian menjadi istri Nabi. Pernikahan ini menurunkan seorang putra bernama Ibrohim.

Sedangkan orang Munafiq, ketika mereka ikut dalam sebuah peperangan, seperti perang Badar, peperangan itu dimenangkan oleh pihak Muslimin. Sedangkan saat perang Uhud, dan orang-orang Munafiq mengundurkan diri tidak mengikuti perang, pihak Muslimin mengalami kekalahan, walaupun awwalnya menang.

Hal itu pun disebabkan turunnya para pemanah dari bukit uhud, setelah melihat kemenangan dan mereka melihat ghonimah.

Di saat sebagian Shohabat mengatakan: "Apakah tidak kami perangi orang-orang Munafiq itu?".

Nabi bersabda:

ﻟﻮ ﻗﺎﺗﻠﺘﻬﻢ ﻟﻘﺎﻟﻮﺍ ﺇﻥ ﻣﺤﻤﺪﺍ ﻗﺎﺗﻞ ﺃﺻﺤﺎﺑﻪ .

"Andaikan Saya memerangi mereka, niscaya mereka berkata: 
"Sesungguhnya Muhammad memerangi para Shahabatnya".

Bahkan Abdulloh bin Ubay bin Salul, pemimpin orang Munafiq, setelah meninggal digali kuburnya dan diluluri dengan air liur Nabi serta dikafani dengan kain dari Nabi. Hal itu dijelaskan dalam kitab Syajarotul Maarif.

Tetapi Abdulloh bin Ubay tidak disholati oleh Nabi karena ada larangan dari Al-Qur'an:

ﻭﻻ ﺗﺼﻞ ﻋﻠﻰ ﺃﺣﺪ ﻣﻨﻬﻢ ﻣﺎﺕ ﺃﺑﺪﺍ ﻭﻻ ﺗﻘﻢ ﻋﻠﻰ ﻗﺒﺮﻩ
‏( ﺍﻟﺘﻮﺑﺔ 84 : ).

Syaikhuna Maimoen Zubair sangat hati-hati dalam hal ini, beliau mengatakan: Orang munafiq itu terkadang masih diampuni oleh ALLAH. Seperti dalam Al-Qur'an:

ﻭﺃﺧﺮﻭﻥ ﻣﺮﺟﻮﻥ ﻷﻣﺮ ﺍﻟﻠﻪ ﺇﻣﺎ ﻳﻌﺬﺑﻬﻢ ﻭﺇﻣﺎ ﻳﺘﻮﺏ ﻋﻠﻴﻬﻢ ﻭﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻢ ﺣﻜﻴﻢ

"Dan ada (pula) orang-orang lain yang ditangguhkan sampai ada keputusan ALLAH, adakalanya ALLAH akan mengazab mereka dan adakalanya ALLAH akan menerima taubat mereka. Dan ALLAH Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana".

#Berikut lafadz Takbiran Id:

* ﺍﻟﻠﻪ ﺃﻛﺒﺮ، ﺍﻟﻠﻪ ﺃﻛﺒﺮ، ﺍﻟﻠﻪ ﺃﻛﺒﺮ، ﻻ ﺇﻟﻪ ﺇﻻ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺍﻟﻠﻪ ﺃﻛﺒﺮ، ﺍﻟﻠﻪ ﺃﻛﺒﺮ ﻭﻟﻠﻪ ﺍﻟﺤﻤﺪ .
* ﺍﻟﻠﻪ ﺃﻛﺒﺮ ﻛﺒﻴﺮﺍ، ﻭﺍﻟﺤﻤﺪ ﻟﻠﻪ ﻛﺜﻴﺮﺍ، ﻭﺳﺒﺤﺎﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﺑﻜﺮﺓ ﻭﺃﺻﻴﻼ، ﻻ ﺇﻟﻪ ﺇﻻ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﻻ ﻧﻌﺒﺪ ﺇﻻ ﺇﻳﺎﻩ، ﻣﺨﻠﺼﻴﻦ ﻟﻪ ﺍﻟﺪﻳﻦ، ﻭﻟﻮ ﻛﺮﻩ ﺍﻟﻜﺎﻓﺮﻭﻥ، ﻻ ﺇﻟﻪ ﺇﻻ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺍﻟﻠﻪ ﺃﻛﺒﺮ، ﺍﻟﻠﻪ ﺃﻛﺒﺮ ﻭﻟﻠﻪ ﺍﻟﺤﻤﺪ .
* ﺍﻟﻠﻪ ﺃﻛﺒﺮ ﻛﺒﻴﺮﺍ، ﻭﺍﻟﺤﻤﺪ ﻟﻠﻪ ﻛﺜﻴﺮﺍ، ﻭﺳﺒﺤﺎﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﺑﻜﺮﺓ ﻭﺃﺻﻴﻼ، ﻻ ﺇﻟﻪ ﺇﻻ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺣﺪﻩ، ﺻﺪﻕ ﻭﻋﺪﻩ، ﻭﻧﺼﺮ ﻋﺒﺪﻩ، ﻭﺃﻋﺰ ﺟﻨﺪﻩ، ﻭﻫﺰﻡ ﺍﻷﺣﺰﺍﺏ ﻭﺣﺪﻩ، ﻻ ﺇﻟﻪ ﺇﻻ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺍﻟﻠﻪ ﺃﻛﺒﺮ، ﺍﻟﻠﻪ ﺃﻛﺒﺮ ﻭﻟﻠﻪ ﺍﻟﺤﻤﺪ .

(Saat Idul Adlha Tahun 1436 H Syaikhuna Maimoen membaca takbir dengan shighot di atas, dan pada akhir takbir menambahkan sholawat, seperti ini):

* ﺍﻟﻠﻪ ﺃﻛﺒﺮ ﻛﺒﻴﺮﺍ، ﻭﺍﻟﺤﻤﺪ ﻟﻠﻪ ﻛﺜﻴﺮﺍ، ﻭﺳﺒﺤﺎﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﺑﻜﺮﺓ ﻭﺃﺻﻴﻼ، ﻻ ﺇﻟﻪ ﺇﻻ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﻻ ﻧﻌﺒﺪ ﺇﻻ ﺇﻳﺎﻩ، ﻣﺨﻠﺼﻴﻦ ﻟﻪ ﺍﻟﺪﻳﻦ، ﻭﻟﻮ ﻛﺮﻩ ﺍﻟﻜﺎﻓﺮﻭﻥ، ﻻ ﺇﻟﻪ ﺇﻻ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺍﻟﻠﻪ ﺃﻛﺒﺮ، ﻭﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻰ ﺳﻴﺪﻧﺎ ﻣﺤﻤﺪ ﻭﻋﻠﻰ ﺁﻟﻪ ﻭﺻﺤﺒﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺍﻟﻠﻪ ﺃﻛﺒﺮ .
* ﺍﻟﻠﻪ ﺃﻛﺒﺮ ﻛﺒﻴﺮﺍ، ﻭﺍﻟﺤﻤﺪ ﻟﻠﻪ ﻛﺜﻴﺮﺍ، ﻭﺳﺒﺤﺎﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﺑﻜﺮﺓ ﻭﺃﺻﻴﻼ، ﻻ ﺇﻟﻪ ﺇﻻ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺣﺪﻩ، ﺻﺪﻕ ﻭﻋﺪﻩ، ﻭﻧﺼﺮ ﻋﺒﺪﻩ، ﻭﺃﻋﺰ ﺟﻨﺪﻩ، ﻭﻫﺰﻡ ﺍﻷﺣﺰﺍﺏ ﻭﺣﺪﻩ، ﻻ ﺇﻟﻪ ﺇﻻ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺍﻟﻠﻪ ﺃﻛﺒﺮ، ﻭﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻰ ﺳﻴﺪﻧﺎ ﻣﺤﻤﺪ ﻭﻋﻠﻰ ﺁﻟﻪ ﻭﺻﺤﺒﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺍﻟﻠﻪ ﺃﻛﺒﺮ .

#SantriMbelinxs #SantriMbelinxsID 
#NahdhotulUlama
#AhlussunnahWalJamaahAnNahdhiyyah

Makam Mbah Moen di Jannatul Ma'la Makkah

Makam Mbah Moen di Jannatul Ma'la Makkah
.
Mbah Moen atau KH Maimoen Zubair wafat dan dimakamkan di makam kuno yang ada di Kota Mekkah, yaitu Maqom Ma’la. Komplek pemakaman yang sekarang berada di dalam Kota Mekkah ini amat tua, sudah ada sejak 1.700 tahun yang lalu, artinya sebelum zaman Jahiliyah.
.
Komplek makam berhadapan dengan Jabal Assayidah, atau Bukit Siti Khadijah, di daerah al Hujun, Mekkah.
.
Konon orang pertama yang dimakamkan di Ma’la adalah Qushay bin Kilab, yaitu yang dianggap kakek moyang suku bangsa Quraish. Nabi Muhammad termasuk suku bangsa Quraish, karena itu kakek Nabi Muhammad juga dimakamkan di Ma’la, antara lain Abdu Manaf bin Qushay, Hasyim bin Abdu Manaf dan Abdul Muthalib bin Hasyim.
.
Demikian juga paman-paman Nabi seperti Abu Thalib. Juga kedua putera nabi, Al-Qasim dan At-Thayib. Di Ma’la juga dimakamkan Sumayyah bin al-Khabbath (wanita pertama yang mati syahid), Abdullah bin Yasir (saudara ‘Ammar bin Yasir), serta putri dan putra sahabat Nabi Abubakar yaitu Asma’ binti Abubakkar Siddiq ra dan Abdurahman bin Abubakar Siddiq, serta putera sahabat Umar bin Khattab yaitu Abdullah bin Umar bin Khattab. Masih banyak lagi sahabat Nabi Muhammad SAW yang dimakamkan di Ma’la.
.
Maqom al-Ma’la tadinya memang pemakaman keluarga besar Bani Hasyim kemudian dijadikan pemakaman umum, terletak sekitar 1 km sebelah utara Masjidil Haram. Pemakaman ini dikenal juga dengan nama Jannatul Ma’la yang artinya Surga al-Ma’la. Wajar kalau banyak diantara umat Islam yang ingin jenazahnya dimakamkan di pemakaman ini.
.
Beda dengan makam-makam lain terutama di Indonesia, kuburan-kuburan di Ma’la hanya ditandai dengan sebuah batu. Tidak ada bangunan lain di makam, atau kijing kecuali batu yang dicat warna putih. Tanahpun rata, tanpa gundukan.
.
Makam raja maupun tokoh, keadaannya sama, tanpa perbedaan, hanya berupa batu di atas tanah. Bahkan makam istri Nabi Muhammad SAW yaitu Siti Khadijah binti Khuwailid yang menjadi orang pertama menerima Islam dan juga dimakamkan di Ma’la, disamakan dengan makam-makam lainnya.
.
Sebelumnya, memang ada tanda-tanda khusus pada makam istri Nabi Muhammad itu yang berada di tempat agak ketinggiaan di Ma’la, tetapi kemudian tanda-tanda khusus itu dihilangkan.
.
Syaikhuna wamurobbi ruchina guru agung al allaamah tabakkhoro ilmuhu Simbah Romo KH Maimoen Zubair adalah seorang kiai yang amat dihormati di Indonesia dan dunia. Kalau beliau dimakamkan di Ma’la, tidak ada tanda-tanda khusus pada makamnya, kecuali sebagaimana makam yang lain, sebongkah batu bewarna putih, tetapi beliau mampu menjebol dinding sekat Saudi Arabia dengan adanya tahlil terbuka di maqbaroh yang diikuti puluhan ribu jamaah, adzan dan iqomah, dan juga talqin jenazah, iring-iringan jenazah dengan bacaan kalimah tauhid yang menggema n menggelegar.
.
Itu semua menjebol ajaran Wahabi yang semua itu diharamkan, bahkan tiap malam ada saja petugas penjaga makam yang menyirami makam beliau dengan air zam zam tanpa ada yang memerintah.
.
Subhanalloh… Itu semua menunjukkan karomah beliau yang luar biasa
.
Letak makamnya beliau di Ma’la adalah komplek 70 nomer urut 151 urutan ke 4.
.
اللهم ارزقنا زيارة رسول الله وحرمين وشيخنا صاحب الفضيلة والكرامة العلامة الشيخ ميمون زبير دخلان غفر الله ذنوبه ونور ضريحه سنينا بعد سنين واعواما بعد اعوام وان ينفعنا باسراره وانواره وعلومه امين…
.
Penulis: Nubzati Saudah via @bangkit.jogja

#SantriMbelinxsID 
#NahdhotulUlama 
#AhlusSunnahWalJamaahAnNahdhiyyah 

TERJEMAHAN KITAB KASYIFATUS SAJA - SYARAH SAFINATUN NAJA

TERJEMAHAN KITAB KASYIFATUS SAJA  - SYARAH SAFINATUN NAJA | Pustaka Mampir Karya Syekh Muhammad Nawawi b...